Kamis, 08 September 2016

MESIN ANTRIAN DAN IKM KANTOR IMIGRASI SUMBAWA

Sumbawa Besar. Kami kali ini melakukan pemasangan mesin antrian untuk Kantor Imigrasi Kelas II Sumbawa Besar, yang letaknya di Nusa Tenggara Barat. Portofolio ini sedikit banyak menggambarkan bahwa Nakula Sadewa telah memberikan pelayanan kepada konsumen dengan jarak yang jauh sekalipun, termasuk pada project lain di kantor DPPKAD Tanjungpinang (bisa dipelajari disini). Support tersebut juga didukung oleh perkembangan teknologi dan jaringan internet di Indonesia yang semakin membaik. Project-project tersebut sedikit banyak akan menjawab beberapa keraguan calon konsumen di daerah-daerah, terutama diluar pulau Jawa.

Perlu diketahui selama ini project yang diterima oleh Nakula Sadewa adalah lewat kontraktor atau lebih tepatnya kami sebagai subkontraktor, jadi bukan langsung kepada user. Dengan kerjasama project hampir merata diseluruh Indonesia, kami dipercaya untuk membantu project mereka khususnya terkait project yang berhubungan dengan teknologi informasi. Keberadaan para kontraktor yang pernah bekerjasama, selanjutnya kami menjadi rekanan untuk saling memberikan support satu sama lain. Team Nakula Sadewa selanjutnya akan menyerahkan pekerjaan pada rekanan disetiap wilayah, dengan adanya kerjasama tersebut support semakin baik dan lebih cepat dengan adanya bantuan disetiap wilayah.

Mesin Antrian - END Queue
Kantor Imigrasi Sumbawa Besar Kelas II menggunakan mesin antrian tipe NQ.3 dengan fitur unggulan berbasis android. Mesin antrian multimedia yang berbasis android merupakan tipe tertinggi dari mesin antrian yang kami kembangkan. Skema mesin antrian yang diminta adalah 6 layanan dengan 4 meja pelayanan, jadi setiap meja diinginkan mampu melayani lebih dari satu layanan. Fitur untuk memindah layanan satu menjadi layanan dua, dapat lebih mudah menggunakan android atau menggunakan software aplikasi yang diinstal disetiap komputer. Kelengkapan mesin antrian untuk mensupport permintaan Kantor Imigrasi Kelas II Sumbawa Besar adalah sebagai berikut:

Hardware
  • Mini PC HP Compaq 8000 Elite: Processor Core2Duo, RAM 4Gb, Hardisk 160Gb
  • Slave display: Android 8 inch
  • Caller: Android 4,5 inch
  • Wifi router
  • Speaker aktif
  • KiosK ticketing: Stainless steel, LCD Touchscreen 19,5 inch, PC Core2Duo, Printer thermal PRH-88
Software
  • END-Que Software
  • END-Signage
  • END-Slave software
  • END-Caller software
  • END-Voice software
  • END-Touch software
  • Windows 7 Ori
Cara kerja mesin antrian yang dimiliki oleh Kantor Imigrasi Kelas II Sumbawa Besar sedikit berbeda dengan mesin antrian kebanyakan, terutama pada pengambilan ticketing. Terdapat input nama perusahaan yang menjadi rekanan sebagai fitur baru yang diinginkan oleh pihak Kantor Imigrasi Kelas II Sumbawa Besar. Keberadaan fitur tersebut jelas menambah cara kerja sistem antrian, karena dalam standartnya pengunjung mengambil nomor antrian hanya dengan menekan nama layanan yang tersedia.
Skema ticketing mesin antrian
Untuk pengunjung yang menekan tombol layanan Kuasa Pengurusan, maka selanjutnya muncul jendela B. Selanjut pada jendela B, pelanggan akan diminta memasukkan/memilih nama perusahaan dan mengisi jumlah dokumen pengurusan. Ketika kursor aktif pada kolom isian nama perusahaan maka akan muncul dropdown nama perusahaan yang sudah terdaftar.

Jika nama perusahaan yang dimasukkan tidak terdaftar selanjutnya akan muncul Pop Up dengan pesan "Perusahaan anda belum terdaftar. Hubungi petugas kami." Kami sediakan tombol exit untuk kembali ke Screen A. Melalui webreport kami menyediakan halaman untuk petugas melakukan edit (menambah/menghapus) nama perusahaan yang terdaftar.

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) - Smart FeedBack
Selain mesin antrian Kantor Imigrasi Sumbawa Besar juga menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat. Guna mendukung kualitas pelayanan aparatur pemerintahan maka diperlukan sebuah penilaian langsung dari masyarakat yang berinteraksi langsung. Maka dari itu keberadaan IKM untuk mengukur menjadi sangat penting.

IKM yang digunakan menggunakan button hardware, didukung wirreles connection untuk berkomunikasi dengan server. Sehingga sudah tidak menggunakan kabel data lagi, yang tersisa hanya kabel power.
Keberadaan tiga tombol indikator bukanlah hal yang permanen, jadi dapat disesuaikan dengan indikator yang ada. Namun tipe button hardware ini tidak disarankan jika dikemudian hari ingin mengurangi atau menambah, karena akan kesulitan. Jadi untuk yang lebih fleksibel maka kami sarankan menggunakan tipe software.

0 komentar: